Minggu, 10 Maret 2013

TES CPNS KHUSUS HONORER KATAGORI 2

Yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh honorer adalah bisa diangkatnya menjadi PNS. Pengertian honorer sendiri adalah seseorang atau pegawai yang digaji berdasarkan honorarium/gaji tidak tetap. Menurut PP 43 Th 2007 Tenaga Honorer adalah seseorang yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian atau pejabat lain dalam pemerintahan untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu pada instansi pemerintah atau yang penghasilannya menjadi beban APBN/APBD. Meskipun secara tegas bahwa honorarium tenaga honorer berasal dari APBN/APBD tetapi ada juga tenaga honorer yang sumber penghasilannya tidak dialokasikan khusus seperti alokasinya bersumber dari bantuan operasional sekolah atau bantuan kegiatan yang dibiayai APBN/APBD.

Pada surat edaran Menpan 05 Tahun 2010 menyatakan bahwa honorer yang boleh menerima gaji yang bersumber dari APBN/APBD secara langsung yaitu:
  1. Diangkat oleh pejabat yang berwenang
  2. Bekerja di instansi pemerintah
  3. Masa kerja minimal 1 tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus
  4. Sekurang-kurangnya berusisa 19 tahun dan tidak lebih dari 46 tahun pada 1 Januari 2006
Berdasarkan hasil pendataan maka pemerintah mengkatagorikan tenaga honorer tersebut kedalam 2 katagori yaitu Katagori 1 (K1) dan Katagori 2 (K2). Katagori 1 (K1) adalah tenaga honorer yang berhak diangkat langsung menjadi CPNS dengan melihat administrasi yang ada sedangkan Katagori 2 (K2) adalah honorer yang berhak diangkat menjadi CPNS dengan sarat lolos administrasi dan tes sesama K2.
Sampai saat ini tercatat sekitar 630 ribu honorer K2 yang berasal dari K2 sebelumnya 570 ribu dan dari K1 yang Tidak Memenuhi Kriteria (TMK). Meskipun sampai sekarang belum ada SK pengangkatan CPNS untuk K1, 630 ribu honorer K2 sudah mulai mencari informasi tentang agenda tes sampai pengangkatan mereka. Informasi yang lain menyatakan bahwa penerimaan PNS tahun ini sekitar 60 ribu pegawai baik pusat maupun daerah. Itupun penerimaannya tidak hanya dari tes CPNS K2 saja melainkan dari semua jalur penerimaan. Dengan asumsi demikian kesempatan seorang honorer K2 untuk menjadi CPNS kurang dari 5%. 

Surat edaran dari mentan tentang rencana seleksi honorer K2 menjadi CPNS kurang lebih isinya sebagai berikut:
 
Februari
Uji publik tenaga honorer K2 dalam media cetak atau media online BKN / Kanreg BKN selama 21 hari (dalam kenyataannya sekarang masih belum ada)

Maret
Penyelesaian pengaduan hasil uji publik tersebut dan penyusunan juknis

April
Penyusunan K2 yang berhat mengikuti tes dan penyusunan formulir dan tanda ujian

Juni
Penyusunan soal oleh konsorsium perguruan tinggi dan kemudian diserahkan ke Panitia Seleksi Nasional dan kemudian diamankan ke Bank BRI untuk dijaga kerahasiaannya dan disaksikan oleh notaris

Juli
Penentuan jadwal pelaksanaan tes, pelaksanaan dan penentuan hasil tes berdasarkan pasing grade setiap kompetensi bidang

Agustus
Penentuan formasi dan penetapan honorer secara nasional

Desember
Penetapan NIP CPNS

Januari
Penetapan SK CPNS olen instansi

Satu pertanyaan lain. Ketika tidak lulus honorer K2 bagaimana nasibnya??? mungkin itu pertanyaan yang harus dijawab oleh pemerintah.