Sabtu, 30 Maret 2013

SOAL UKG 2013 KD 1.4

CONTOH SOAL UJI KOMPETENSI GURU 2013
YANG DISESUAIKAN DENGAN KISI-KISI SOAL UKG 
KOMPETENSI 
1. Menguasai subtansi dan metodologi dasar keilmuan bahasa Indonesia yang mendukung pembelajaran bahasa Indonesia SD/MI 
SUB KOMPETENSI 
1.4 Mengkreasikan apresiasi sastra Indonesia yang mendukung pembelajaran bahasa Indonesia 
INDIKATOR ESENSIAL 
1.4.1 Menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik, stuktur, dan ciri-ciri karya sastra puisi 
1.4.2 Menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik, stuktur, dan ciri-ciri karya sastra prosa 
1.4.3 Menyusun langkah-langkah membuat paraphrase puisi ke prosa 
1.4.4 Menilai Prosa 
1.4.5 Mengapresiasi Drama 

CONTOH SOAL 
No Soal 15a (sesuai IE 1.4.1) 
Berikut ini termasuk unsur intrinsik dalam puisi kecuali… 
a. Tema 
b. Amanat 
c. Tokoh 
d. Gaya bahasa 
Jawaban C 
Pembahasan 
Unsur intrinsik sebuah puisi terdiri dari tema, amanat, sikap atau nada, perasaan, tipografi, enjambemen, akulirik, rima, citraan, dan gaya bahasa 

No Soal 15b (sesuai IE 1.4.1) 
Berikut ini termasuk unsur ektrinsik dalam puisi kecuali… 
a. Latar belakang penciptaan 
b. Kondisi masyarakat pada saat karya sastra diciptakan 
c. Pandangan hidup pengarang 
d. Pembuatan alur yang sesuai 
Jawaban D 
Pembahasan Unsur Ekstrinsik puisi adalah 
1. Latar belakang penciptaan 
2. Kondisi masyarakat pada saat karya sastra diciptakan 
3. Pandangan hidup pengarang 

No Soal 15c (sesuai IE 1.4.1) 
Berdasarkan kemunculan waktunya, pantun termasuk jenis puisi… 
a. Puisi lama 
b. Puisi baru 
c. Puisi modern 
d. Puisi ortodok 
Jawaban A 
Pembahasan
Berdasarkan waktu kemunculannya puisi dapat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu puisi lama, puisi baru, dan puisi modern. 
1. Puisi lama adalah puisi yang lahir sebelum masa penjajahan Belanda, sehingga belum tampak adanya pengaruh dari kebudayaan barat. Sifat masyarakat lama yang statis dan objektif, melahirkan bentuk puisi yang statis pula, yaitu sangat terikat pada aturan tertentu. Puisi lama terdiri dari mantra, bidal, pantun dan karmina, talibun, seloka, gurindam, dan syair. 
2. Puisi baru adalah puisi yang muncul pada masa penjajahan Belanda, sehingga pada puisi baru tampak adanya pengaruh dari kebudayaan Eropa. Penetapan jenis puisi baru berdasarkan pada jumlah larik yang terdapat dalam setiap bait. Jenis puisi baru dibagi menjadi distichon, terzina, quatrain, quint, sextet, septima, stanza atau oktaf, serta soneta. 
3. Puisi modern adalah puisi yang berkembang di Indonesia setelah masa penjajahan Belanda. Berdasarkan cara pengungkapannya, puisi modern dapat dibagi menjadi puisi epik, puisi lirik, dan puisi dramatik. 

No Soal 16a (sesuai IE 1.4.2) 
Berikut ini termasuk unsur intrinsik prosa kecuali 
a. Tema dan amanat 
b. Tokoh 
c. Sudut pandang 
d. Sejarah pengarang 
Jawaban D 
Pembahasan 
Unsur intrinsik prosa terdiri dari tema dan amanat, alur, tokoh, latar, sudut pandang, serta bahasa yang dipergunakan pengarang untuk mengekspresikan gagasannya 

No Soal 16b (sesuai IE 1.4.2) 
Berikut ini contoh prosa yang termasuk sastra klasik… 
a. Roman 
b. Fable 
c. Legenda 
d. Hikayat 
Jawaban A 
Pembahasan 
Sastra modern termasuk di dalamnya prosa baru yang mencakup roman, novel, novel populer, cerpen. Sastra klasik termasuk di dalamnya yaitu prosa lama yang mencakup cerita rakyat, dongeng, fabel, epos, legenda, mite, cerita jenaka, cerita pelipur lara, sage, hikayat, dan silsilah. 

No Soal 16c (sesuai IE 1.4.2) 
Alur dimana mulai terjadinya pertentangan antar pelaku terjadi pada tahap … 
a. Ekposisi 
b. Konflik 
c. Komplikasi 
d. Klimaks 
Jawaban B 
Pembahasan 
TAHAP-TAHAP ALUR 
1. Tahap perkenalan/Eksposisi adalah tahap permulaan suatu cerita yang dimulai dengan suatu kejadian, tetapi belum ada ketegangan (perkenalan para tokoh, reaksi antarpelaku, penggambaran fisik, penggambaran tempat) 
2. Tahap pertentangan /Konflik adalah tahap dimana mulai terjadi pertentangan antara pelaku-pelaku (titik pijak menuju pertentangan selanjutnya) 
3. Tahap penanjakan konflik/Komplikasi adalah tahap dimana ketegangan mulai terasa semakin berkembang dan rumit (nasib pelaku semakin sulit diduga, serba samar-samar) 
4. Tahap klimaks adalah tahap dimana ketegangan mulai memuncak (perubahan nasip pelaku sudah mulai dapat diduga, kadang dugaan itu tidak terbukti pada akhir cerita) 
5. Tahap penyelesaian adalah tahap akhir cerita, pada bagian ini berisi penjelasan tentang nasib-nasib yang dialami tokohnya setelah mengalami peristiwa puncak itu. Ada pula yang penyelesaiannya diserahkan kepada pembaca, jadi akhir ceritanya menggantung, tanpa ada penyelesaian. 

No Soal 16d (sesuai IE 1.4.2) 
Alur sebuah prosa dimana cerita yang disampaikan diutarakan mulai dari awal sampai masa kini dan masa yang akan datang dinamakan 
a. Alur maju 
b. Alur mundur 
c. Alur campuran 
d. Alur mengambang 
Jawaban A 
Pembahasan 
MACAM-MACAM ALUR 
1. Alur maju adalah peristiwa –peristiwa diutarakan mulai awal sampai akhir/masa kini menuju masa datang. 2. Alur mundur/Sorot balik/Flash back adalah peristiwa-peristiwa yang menjadi bagian penutup diutarakan terlebih dahulu/masa kini, baru menceritakan peristiwa-peristiwa pokok melalui kenangan/masa lalu salah satu tokoh. 
3. Alur gabungan/Campuran adalah peristiwa-peristiwa pokok diutarakan. Dalam pengutararaan peristiwa-peristiwa pokok, pembaca diajak mengenang peristiwa-peristiwa yang lampau,kemudian mengenang peristiwa pokok ( dialami oleh tokoh utama) lagi. 

No Soal 17a (sesuai IE 1.4.3) 
Mengubah sebuah puisi menjadi prosa dengan cara menambah sejumlah kata pada puisi sehingga kalimat dalam puisi mudah dipahami yaitu ciri dari… 
a. Parafrase terikat 
b. Parafrase bebas 
c. Parafrase maju 
d. Parafrase mundur 
Jawaban A 
Pembahasan 
Jenis Parafrase 
a. Parafrase terikat, yaitu mengubah puisi menjadi prosa dengan cara menambahkan sejumlah kata pada puisi sehingga kalimat-kalimat puisi mudah dipahami. Seluruh kata dalam puisi masih tetap digunakan dalam parafrase tersebut. 
b. Parafrase bebas, yaitu mengubah puisi menjadi prosa dengan kata-kata sendiri. Kata-kata yang terdapat dalam puisi dapat digunakan, dapat pula tidak digunakan. Setelah kita membaca puisi tersebut kita menafsirkan secara keseluruhan, kemudian menceritakan kembali dengan kata-kata sendiri. 

No Soal 17b (sesuai IE 1.4.3) 
Langkah-langkah membuat parafrase prosa dari puisi yaitu 
1. Menulis ulang puisi dalam bentuk prosa 
2. Baca puisi berulang-ulang hingga paham 
3. Tambahkan kata atau tanda baca sesuai dengan pemahaman dengan tanda kurung 
Urutan yang benar dalam membuat parafrase puisi menjadi prosa adalah 
a. 1-2-3 
b. 2-3-1 
c. 2-1-3 
d. 1-3-2 
Jawaban C 
Pembahasan lihat dan telaah jawaban 

No Soal 18 (sesuai IE 1.4.4) 
Pada suatu sore, datanglah tiga anak kecil ke Salemba dalam langkah malu-malu. Mereka menyerahkan sebuah karangan bunga yang berpita hitam. Karangan bunga itu diserahkan sebagai tanda ikut berduka cita terhadap kakak mereka (orang yang mereka anggap kakak), yang telah ditembak mati pada siang hari itu. 
Sudut pandang prose diatas adalah 
a. Orang pertama 
b. Orang kedua 
c. Orang ketiga 
d. Orang keempat 
Jawaban C 
Pembahasan 
Sudut pandang suatu sastra dikenal dengan 2 sudut pandang 
1. Sudut pandang orang pertama yaitu menceritakan suatu cerita sehingga penulis seperti menulis tentang dirinya dan biasanya banyak kata Aku 
2. Sudut pandang orang ketiga yaitu penulis menceritakan seseorang dalam tulisannya dan biasanya disebut suatu nama atau kata ungkapan lain seperti mereka. 

No Soal 19 (sesuai IE 1.4.5) 
Pendekatan yang dipakai untuk mengapresiasi sebuah derama yaitu dengan membandingkat tiap-tiap kesatuan pristiwa sehingga sampai pada suatu kesimpulan bagaimana citra atau ide yang hendak disampaikan disebut… 
a. Pendekatan segi fungsi 
b. Pendekatan derajat peristiwa 
c. Pendekatan terhadap tema 
d. Pendekatan dari sudut gaya 
Jawaban C 
Pembahasan 
Berdasarkan teori-teori yang dijelaskan sebelumnya untuk mengapresiasi sastra drama, ada beberapa pendapat yang dapat dilakukan untuk mengapresiasi sastra drama. Menurut Hamidy (1984:15) pendekatan tersebut dapat dilakukan dalam segi: 1. Pendekatan dari segi fungsi. Hal ini biasanya dihubungkan dengan peranan yang dapat dimainkan oleh drama dalam masyarakat. 2. Pendekatan derajat peristiwa. Pembahasan ini berhubungan dengan alur, yaitu dalam bentuk bagaimana derajat peristiwa seperti eksposisi, komplikasi, krisis, sampai kepada penyelesaian. 3. Pendekatan terhadap tema. Dalam hal ini kita dihadapkan kepada perbandingan tiap-tiap kesatuan peristiwa sehingga sampai kepada suatu logika (kesimpulan) bagaimana citra atau ide yang hendak disampaikan. 4. Pendekatan terhadap drama yang berkaitan dengan segi aliran karya sastra, misalnya realisme, naturalisme, dan ekspresionisme. 5. Pendekatan dari sudut gaya. Pembahasan ini menyangkut bagaimana perkembangan sistematika bangun drama itu dengan kaitannya terhadap pantulan gaya yang hendak diperlihatkan kepada pembaca. 

Lihat kisi-kisi lengkap soal UKG disini atau download disini
Untuk KD 2.1 nantikan pembahasannya